
KULON PROGO – LAZ Goedang Zakat Al-Khairaat (GZA) sukses menggelar program Spirit Qurban Pelosok 2026 dengan menyalurkan hewan qurban ke wilayah pelosok Perbukitan Menoreh, Sabtu (30/5). Aksi kemanusiaan sekaligus syiar dakwah ini berhasil mencetak sejarah baru bagi warga setempat dengan membawa jumlah hewan qurban terbanyak yang pernah ada sepanjang berdirinya dusun tersebut.
Penyaluran qurban difokuskan di dua titik krusial, yaitu Dusun Banjarasri di Kapanewon Kalibawang dan Dusun Nyemani di Kapanewon Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo. Kedua wilayah ini merupakan daerah rawan aqidah serta memiliki tingkat kesadaran pequrban yang sangat minim akibat keterbatasan ekonomi masyarakatnya.
Perjalanan tim GZA untuk mengantarkan amanah para donatur tidaklah mudah. Tim harus bertaruh dengan medan geografis yang ekstrem, melewati rute Perbukitan Menoreh yang curam, menanjak, dengan kondisi infrastruktur jalan yang rusak serta rawan longsor. Namun, tantangan tersebut tidak menyurutkan semangat tim untuk memastikan hak-hak masyarakat pelosok terpenuhi.

Sesampainya di lokasi, tim GZA bersama warga setempat berhasil mengeksekusi penyembelihan total 1 ekor sapi dan 25 ekor kambing. Antusiasme dan rasa haru pecah di tengah masyarakat, mengingat momentum ini adalah kali pertama mereka menyaksikan pemotongan hewan qurban dalam jumlah besar di lingkungan mereka sendiri.

Seluruh proses pelaksanaan berjalan dengan lancar dan higienis. Sebanyak 126 paket daging qurban telah didistribusikan secara merata dan diterima dengan sangat baik oleh para penerima manfaat yang mayoritas merupakan kaum dhuafa dan lansia.
Tim GZA menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh pequrban yang telah memercayakan amanahnya. Program Spirit Qurban Pelosok ini diharapkan tidak hanya sekadar memenuhi kebutuhan pangan protein warga, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam menjaga stabilitas iman dan mengokohkan aqidah saudara-saudara muslim yang berada di garis depan wilayah pelosok nusantara.
