Berbagi Berkah LAZ Goedang Zakat Al-Khairaat

Sahur dan Keutamaan-keutamaan di Dalamnya

Sahur adalah salah satu sunah yang sangat dianjurkan dalam ibadah puasa. Selain sebagai persiapan fisik sebelum menahan lapar dan haus, sahur juga mengandung nilai ibadah yang besar karena mengikuti tuntunan Rasulullah SAW. Dalam sahur terdapat keberkahan yang tidak hanya berdampak pada kekuatan tubuh, tetapi juga pada ketenangan dan kesiapan hati dalam menjalani puasa sepanjang hari.

Keutamaan utama sahur disebutkan secara jelas dalam hadis Nabi SAW, “Bersahurlah kalian, karena sesungguhnya dalam sahur itu terdapat keberkahan.” (HR. Bukhari dan Muslim). Keberkahan ini dipahami para ulama sebagai kebaikan yang melimpah, baik secara fisik maupun spiritual. Dengan sahur, seorang muslim memiliki energi untuk beribadah, lebih sabar, dan tidak mudah lemas sehingga puasanya dapat dijalani dengan lebih optimal.

Sahur juga menjadi pembeda antara puasa umat Islam dan puasa ahli kitab. Rasulullah SAW bersabda, “Perbedaan antara puasa kita dan puasa ahli kitab adalah makan sahur.” (HR. Muslim). Ini menunjukkan bahwa sahur bukan sekadar kebiasaan makan dini hari, tetapi syiar yang mengandung identitas dan ketaatan kepada sunah Nabi. Bahkan seteguk air pun sudah cukup untuk mendapatkan pahala sahur jika diniatkan mengikuti anjuran Rasulullah SAW.

Selain itu, waktu sahur adalah waktu yang penuh keberkahan, salah satu waktu mustajab untuk berdoa dan memohon ampun. Allah SWT memuji orang-orang yang beristigfar di waktu sahur dalam Al-Qur’an, “Dan pada waktu sahur mereka memohon ampun.” (QS. Adz-Dzariyat: 18). Maka sahur bukan hanya momen mengisi perut, tetapi juga kesempatan emas untuk mengisi ruh dengan zikir, doa, dan istigfar sebelum memasuki hari puasa.

Sahur bukanlah sekadar rutinitas makan sebelum fajar, melainkan amalan sunah yang sarat makna dan keberkahan. Di dalamnya terkandung nilai spiritual untuk melatih kekuatan fisik, menjaga ketenangan batin, serta peluang besar untuk meraih pahala dan ampunan dari Allah SWT. Dengan menghidupkan sahur sesuai tuntunan Rasulullah SAW, seorang muslim tidak hanya mempersiapkan diri untuk menunaikan puasa dengan lebih baik, tetapi juga meneguhkan kecintaan pada sunah dan memperkaya kualitas ibadahnya. Semoga kita senantiasa diberi kemudahan untuk menjaga sahur, mengisinya dengan doa dan zikir, serta meraih keberkahan yang Allah janjikan di waktu yang mulia tersebut.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *