YOGYAKARTA — Lembaga Amil Zakat Goedang Zakat Al-Khairaat (LAZ GZA) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan ekonomi masyarakat. Melalui Program ANTUSIAS, LAZ GZA menyalurkan bantuan modal usaha kepada Bu Ninik, seorang single parent yang berjuang menggerakkan kembali usaha kuliner miliknya, “Bawang Goreng Dapur Ibune”.

Sebelumnya, usaha bawang goreng renyah buatan Bu Ninik sempat terhenti akibat keterbatasan modal operasional. Sebagai kepala keluarga yang menjadi tulang punggung utama, berhentinya roda usaha tersebut berdampak langsung pada pemenuhan kebutuhan hidup keluarganya sehari-hari.
Melihat kegigihan dan potensi usaha yang dimiliki Bu Ninik, LAZ GZA hadir memberikan dukungan berupa bahan baku utama produksi—seperti bawang merah berkualitas tinggi, minyak goreng, tepung, hingga perlengkapan pengemasan standing pouch dan toples kedap udara. Bantuan ini diserahkan langsung kepada Bu Ninik untuk memastikan usaha “Bawang Goreng Dapur Ibune” dapat kembali berproduksi secara berkelanjutan.
Bantuan yang disalurkan bukan sekadar dukungan materiil, melainkan wujud nyata dari amanah para muzakki yang dipercayakan melalui LAZ GZA. Kini, aroma renyahnya bawang goreng dari Dapur Ibune kembali terpancar, menandai bangkitnya kemandirian ekonomi keluarga Bu Ninik.
“Kami sangat bersyukur atas bantuan modal usaha dari LAZ GZA. Dengan bahan baku dan kemasan yang memadai ini, saya bisa kembali berjualan dan menyambung roda ekonomi keluarga,” ungkap Bu Ninik dengan penuh haru saat menerima bantuan.
Melalui Program ANTUSIAS (Bantuan Ekonomi), LAZ GZA berkomitmen untuk terus mendampingi para pelaku usaha mikro, khususnya para pejuang keluarga dan single parent, agar dapat berdiri di atas kaki sendiri dan mencapai kesejahteraan yang berkelanjutan.
Keberhasilan Bu Ninik untuk kembali berdaya adalah bukti nyata bahwa zakat, infak, dan sedekah Anda mampu mengubah kehidupan seseorang. Mari terus dukung program-program pemberdayaan ekonomi masyarakat bersama LAZ Goedang Zakat Al-Khairaat.
