Seruan Aksi Boikot Produk Pro Israel, Apakah efektif ?

Berita Ditulis oleh : Administrator 13 November 2023 | 09:33:46

Print Share Tweet Whatsapp Messanger

Belakangan ini, aksi boikot produk pro Israel bersliweran di sosial media. Masyarakat beramai-ramai menggaungkan aksi boikot ini, mulai dari kalangan selebritis, selebgram, aktivis, pemuka agama dan masyarakat umum. Aksi ini merupakan buntut dari penyerangan Israel terhadap Palestina yang semakin tidak berperikemanusiaan. 

Bahkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada Jumat lalu (10/11/2023) menerbitkan fatwa terbaru nomor 83 tahun 2023 tentang Hukum Dukungan Terhadap Perjuangan Palestina. Ketua Fatwa MUI Asrorun Niam Sholeh mengatakan, mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina atas agresi Israel adalah wajib. Sebaliknya, mendukung agresi Israel adalah haram. Komisi Fatwa ini juga mengimbau umat Islam Indonesia untuk menghindari transaksi produk-produk yang mendukung agresi Israel di Palestina atau yang terafiliasi dengan Israel. Namun MUI tidak membeberkan nama produk yang dimaksud. Menurut Asrorun, dukungan terhadap Palestina bisa berupa distribusi zakat, infak, atau sedekah untuk kepentingan perjuangan rakyat Palestina.

Seberapa efektifkah aksi boikot ini ?

Menurut Mohammad Faisal, Ekonom Center Of Reform on Economics (CORE), mengatakan ada dua faktor yang berpengaruh terhadap efektivitas kampanye boikot produk pro Israel. Pertama, ketaatan masyarakat Muslim Indonesia terhadap fatwa MUI. Ia menilai meski mayoritas penduduk Indonesia beragama Islam, namun tidak semua orang menaati fatwa MUI. Faktor yang kedua, terbatasnya pengetahuan tiap individu terhadap produk yang dianggap berafiliasi dengan Israel atau mendukung agresi Israel. Informasi ini juga terbatas. Banyak masyarakat yang tidak tahu dan menganggap biasa. Mengingat fatwa MUI ini baru dikeluarkan dan belum tersosialisasi dengan baik, kecil kemungkinannya akan efektif. Namun ketika berita fatwa ini menyebar dan dikaitkan dengan peningkatan korban warga sipil di Gaza akibat serangan Israel, seruan boikot produk pro Israel akan menjadi efektif.

Aksi boikot produk pro Israel tidak hanya dilakukan oleh masyarakat di Indonesia saja, namun beberapa negara juga melakukannya. Di Turki, baru-baru ini secara terang-terangan mencabut produk Cocacola dan Netsle dari seluruh restoran di negara tersebut. Keputusan tersebut disampaikan langsung oleh Majelis Agung Nasional di parlemen Turki.

 

 


Print Share Tweet Whatsapp Messanger